Tentang Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan D3 - Politeknik Tanjungbalai
PS TPHP merupakan satu-satunya program studi vokasi di Propinsi Sumatera Utara. Guna mendukung fungsi dan operasional dalam bidang perikanan sangat sinergis dengan letak geografisnya. Kota tanjungbalai terletak pada 2055 - 3001 Lintang Utara dan 99045 - 99050 Bujur Timur dengan luas wilayah 6.052,90 Ha (60,529 km2). Kota Tanjungbalai tidak memiliki sektor dominan dalam perekonomian. Namun demikian, dapat dilihat tiga sektor dengan sumbangan terbesar bagi PDRB (Perekonomian Daerah Regional Bruto) kota tersebut, yaitu pertanian, Industri pengolahan, dan perdagangan. Sumbangan sektor pertanian yang cukup besar ditopang oleh sub-sektor perikanan, khususnya Ikan Laut. Dengan jumlah produksi di atas 37 ribu ton, produksi Ikan Laut di kota ini berada diperingkat keempat dari seluruh kabupaten/kota di Propinsi Sumatera Utara. Tanjungbalai kota yang tidak punya laut tapi mampu menghasilkan ikan puluhan ribu ton tiap tahunnya. Produksi perikanan mencapai 34.215 ton per tahun. Dimana diketahui adanya sumber daya perikanan yang potensial dan sangat menjanjikan dimasa yang akan datang.
Visi Program Studi
Menjadi Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Politeknik Tanjungbalai (Poltan) Terkemuka Dalam Pembangunan Teknologi Dan Industri Hasil Perikanan di Wilayah Sumatera Utara (2015) dan Nasional (2020) serta Menjadi Program Studi Yang Bermartabat.
Misi Program Studi
Guna mencapai dan mewujudkan visi sebagaimana yang disebutkan di atas, maka misi yang hendak diemban Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan adalah: . Secara berkesinambungan membangun institusi yang menghasilkan lulusan berkualitas berbasis kompetensi. . Melaksanakan pendidikan sesuai dengan kebutuhan pembangunan teknologi dan industri hasil perikanan dari berbagai aspek. . Melaksanakan penelitian dan penerapan teknologi yang mendukung kemajuan industri hasil perikanan. . Mengawal aplikasi teknologi pengolahan hasil perikanan untuk terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
Kompetensi Dasar Program Studi
Kompetensi utama yang harus dimiliki lulusan Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan adalah : . Mempunyai kemampuan untuk menerapkan konsep-konsep dasar ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang pengolahan hasil perikanan. . Mampu menjelaskan, menganalisis dan meng identifikasi perubahan kimia bahan hasil perikanan dan mampu mengintegrasikan dasar pengetahuan kimia dalam pengawasan dan pengendalian mutu hasil perikanan. . Mampu mengisolasi, mengidentifikasi mikroba/ mikroorganisme dan enzim-enzim yang berman faat dalam proses dalam proses pembentukan produk metabolit dari produk hasil perikanan dan limbahnya serta pendayagunaanya. . Mampu menangani, merekayasa dan atau meng olah bahan hasil perikanan dan produk-produk nya menjadi siap pasar. . Mampu merancang, memproduksi dan mengolah bahan dan produk hasil perikanan dalam skala industri yang efektif dan efisien. . Memiliki kemampuan mengidentifikasi masalah dasar dan menjawab tantangan sesuai perkem -bangan iptek dalam bidang teknologi pengolah an hasil perikanan. . Peka terhadap penerapan teknologi pengolahan hasil perikanan pada lingkungan (sosial, budaya, sumberdaya alam). . Kesadaran akan pentingnya pengetahuan dasar tentang teknologi pengolahan hasil perikanan dalam aplikasi kehidupan sehari-hari. Kompetensi pendukung yang harus dimiliki oleh lulusan Prodi TPHP adalah : . Mampu menjaga relevansi ilmu dalam menghadapi perkembangan terakhir di bidang teknologi pengolahan hasil perikanan. . Mampu berkomunikasi secara efektif (lisan dan tulisan) kesemua lapisan masyarakat. . Memiliki kemampuan bekerjasama dalam tim multidisiplin . Memiliki sikap menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. Kompetensi lain yang perlu dimiliki oleh lulusan Prodi TPHP adalah : . Memiliki kemampuan bertaqwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mengaktualisasikan perikemanusian dan kebangsaan, . Memiliki pemahaman tentang kewirausahaan dan proses berkarya. . Memiliki kemampuan secara tertulis/lisan dalam berbahasa yang baik di kalangan masyarakat umum dan ilmiah (Indonesia dan Inggris).